Arga Mahendra ketika dunia menjadi selebar daun kelor

4Sep/100

Turut Berduka Cita

TELAH BERPULANG KE RUMAH BAPA

HARI INI SABTU, 4 SEPTEMBER 2010 PADA JAM 03.00 WIB
BAPAK BAMBANG HERRIYANTO
AYAHANDA INA WINARINGTYAS (ADMIN, FINANCE & HR;  RD TPI - TRIJAYA JOGJA)

JENAZAH DISEMAYAMKAN DI RUMAH DUKA :

MERGANGSANG LOR MG 2/ 1133 YOGYAKARTA.

SEMOGA KEBAIKANNYA AKAN SELALU DIKENANG.
SELAMAT JALAN

AMIN

Filed under: Uncategorized No Comments
4Sep/100

Helm RCTI

Hari Sabtu pagi.. harusnya libur nih.. Tapi karena bantuin RCTI bagi-bagi helm buat besok, yah mau ga mau harus masuk kantor.

Yah memang cuma bagi-bagi undangan penukaran sih! Tapi ini juga tugas mendadak jadi ya sudah lah... Lagian juga libur ga ada acara hihihi...

Bagi-bagi helm RCTI nih di kota Jogja cuma 1000 dan yang melalui mekanisme undangan melalui radio, masing-masing 50 lembar. Di radio Trijaya FM diundi dengan mekanisme quis.

Tapi sampai hari ini masih aja ada yang cari hehehe padahaludah habis ruh undangan. Maaf deh yang ga dapat!

Jadi bagi-bagi helmnya besok  tanggal 5 September 2010 pukul 15.00-17.00 tapi khusus yang pakai undangan pukul 14.30-16.00 lewat jam itu ya sudahlah.. maksudnya gak dilayani, dan dianggap seperti yang lainnya (umum).

30Aug/100

Jika Facebook Dibajak

Pernah mengalami pembajakan akun FB? Ato dengar akun orang dibajak? Damn! Memang menyebalkan jika FB kita dibajak? Lebih parah lagi kalo akun kita disalah gunakan!

Ketika FB dibajak:

  1. FB dibajak tetapi email tidak kebajak.
  2. FB dibajak email kebajak ini paling susah
  3. Email kebajak kemudian bisa masuk FB lewat konfirmasi email.
  4. Jika yang diserang punya cewek biasanya update statusnya menjurus ke pornografi
  5. Jika akun milik orang terkenal biasanya minta duit, misal kasus FBnya om Butet Kertaradjasa

Jika FB temen-temen dibajak atau minimal tahu dibajak cara mengatasinya:

  1. Langsung buka email teman-teman
  2. Jika bisa dibuka ganti password email
  3. Cari email, konfirmasi dari Facebook, bahwa ada penggantian akun log-in
  4. Jika merasa tidak pernah mengganti log-in klik link yang ada biasanya link pembatalan perubahan

Jika email sudah tidak bisa dibuka wah berarti si hacker membajak lewat email teman-teman. Cara menanggulanginya:

  1. Buka FB
  2. Masukkan login anda
  3. Pilih I can’t access my account
  4. Biasanya FB membimbing anda untuk menjawab pertanyaan
  5. Jika benar maka login akan dikembalikan dan password lama diaktifkan kembali
  6. Maka, segera ganti password, dan ganti email baru.

Tip-tip berselancar yang aman

  1. Password email dan jejaring sosial (Facebook, Koprol, Twitter, Mig33, LinkedIn, Friendster, dll) diusahakan berbeda
  2. Haram hukumnya password hari kelahiran, soalnya biasanya cepet nih dibajak
  3. Password terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan karakter misal: p@5%w)rD jika susah ngapalin disalin dibuku rahasia disimpan dirumah bungkus, kalo suatu saat lupa baru dibuka.
  4. Password jangan kurang dari 6 character jika perlu lebih dari 10 karakter
  5. Diusahakan jangan buka email dan jejaring sosial bersamaan di warnet, emang gak praktis sih tapi supaya aman!
  6. Jangan buka situs yang gak jelas seperti situs porno tapi tidak menutup kemungkinan situs belanja biasanya menyimpan file untuk membajak komputer anda.
  7. Jangan jujur-jujur banget dalam mengisi profil terutama pencantuman no HP, jika ingin dicantumkan atur privacy supaya hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang kita pilih saja (bukan teman biasa-lah...)

Demikian semoga artikel ini bermanfaat! Happy Surfing!

23Aug/100

Brief

Suatu hari Kamis di kantor...

"Arga, aku ada klien minta dibikinin event, besok Jumat kita rapat..." kata salah satu AE.

"Ok," sahutku, "Mana briefnya..."

"Apa itu, o, ga ada, mereka cuma minta dibikinkan acara roadshow ke sokolah-sekolah, untuk lomba kesehatan, butuhnya cuma dokter."

Saya berpikir wah kalo ditempat kerja aku dulu di Bandung semua harus ada brief tapi di kantor saya di Jogja, apapun yang kita lakukan cuma by omongan.

Terus terang saat ini brief sangat penting bagi pekerjaan saya sebagai markom yang tugas pentingnya disini membuat event. Tapi brief selalu disepelekan. Bukannya gak mau bikin tapi antara klien dan kita yang kerja kretif hal itu adalah jembatan pertama untuk bisa mewujudkan keinginan klien, tanpa brief, bagaimana pathokan kita bekerja?

Alhasil konsep sudah saya buat komplit dengan budget segala. Bertemulah kita pada hari Jumat. Tapi...

"Wah mahal itu, dulu kami buat di kota lain cuma sekian dan acara gak perlu roadshow kali, cukup satu tempat saja.."

"Apa..." pikirkku, "Kemarin AE gak mngomong gitu deh.. duh..." Akhirnya dengan segala manuver aku bilang, "Oke kalau gitu kita kerjasama dengan ikatan dokter dan kepala sekolah-kepala sekolah, biaya bisa ditekan hingga sekian!"

Akhirnya kita rubah konsep didepan klien. Saya kemudian berpikir alangkah pentingnya brief itu, kerasa tanpa brief kita seperti berjalan tanpa tujuan.

So guys.. give me a brief, and your client will be happy!

14Aug/100

Redenominasi

Akhir-akhir ini kata-kata tersebut terngiang-ngiang di telinga kita dan ingatan kita kembali lagi saat terjadinya sanering atau pemotongan uang mata rupah pada zaman Soekarno akibat dari tingginya inflasi pada saat itu.

Redenominasi bukan sanering tapi ketakutan masyarakat kita melebihi ketakutan kepada teroris untuk itu saya mengambil artikel dari www.tempointeraktif.com untuk definisi redenominasi dan sanering sehingga kita tidak perlu takut walaupun redenominasi masih dalam tahap wacana saja.

Redenominasi

Denominasi (dari bahasa Latin: denomatio) merujuk pada istilah pecahan mata uang. Redenominasi dalam rencana Bank Indonesia secara sederhana bisa diartikan memangkas angka nolnya, tanpa mengurangi nilai rupiahnya. Misalnya uang Rp 1.000, jika angka nolnya dipangkas tiga digit menjadi Rp 1. Pada saat bersamaan, harga barang dan jasa pun ikut berubah tiga digit, sehingga daya beli masyarakat tak terganggu.

Tujuan
Menyederhanakan pecahan agar efisien. Menyiapkan ekonomi Indonesia agar setara dengan negara tetangga.

Dampak
Tak ada kerugian, karena daya beli tetap sama.

Nilai uang
Tetap, karena yang berubah penyebutan dan cetakan pecahan uang.

Penerapan
Ekonomi tumbuh dengan makroekonomi yang stabil dan inflasi terkendali.

Manfaat

  • Efisiensi sistem akuntansi, pencatatan transaksi keuangan
  • Secara psikologis rupiah lebih gagah
  • Tak repot membawa banyak uang
  • Mengurangi pembulatan harga barang/jasa ke atas
  • Bisa menekan inflasi
  • Menyesuaikan dengan rencana mata uang tunggal ASEAN

Sanering

Sanering berasal dari bahasa Belanda 'geld sanering politiek', yang secara harfiah berarti politik penyehatan uang. Istilah ini hanya disebut sanering untuk menunjuk kebijakan penyehatan atau pemotongan/pengguntingan nilai mata uang yang biasanya dilakukan untuk menekan inflasi yang tinggi. Sanering tak mengubah pecahan mata uang, tapi hanya nilainya yang turun. Misalnya, uang Rp 1.000 nilainya turun menjadi Rp 100, atau Rp 500 menjadi Rp 50. Sementara harga barang tetap tidak berubah, sehingga daya beli masyarakat jatuh.

Tujuan
Mengurangi jumlah uang beredar yang bisa memicu inflasi. Dilakukan karena terjadi hiperinflasi.

Dampak
Rugi. Daya beli turun drastis.

Nilai uang
Lebih kecil karena yang dipotong nilainya.

Penerapan
Dilakukan saat ekonomi bergejolak akibat inflasi yang sangat tinggi.

Manfaat
Tidak bermanfaat.

PENGALAMAN GUNTING RUPIAH

19 Maret 1950

Sanering pertama. Kebijakan ini dikenal dengan "Gunting Sjafrudin", karena ditetapkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Serikat Sjafrudin Prawiranegara. Sanering itu untuk menekan harga yang melambung tinggi alias inflasi.

Uang kertas De Javasche Bank-sekarang Bank Indonesia-pecahan Rp 5 ke atas dan uang NICA pecahan f (gulden) 2,50 ke atas dipangkas. Guntingan uang sebelah kanan ditukar dengan surat utang pemerintah Indonesia 1950 berbunga 3 persen. Potongan uang kiri tetap beralaku, tapi nilainya tinggal setengahnya.

25 Agustus 1959

Sanering kedua. Nilai uang Rp 500 dan Rp 1.000 digunting menjadi Rp 50 dan Rp 100. Paket sanering ini juga berisi kebijakan pemerintah membekukan sebagian simpanan pada bank sebesar 90 persen dari jumlah simpanan di atas Rp 25 ribu. Alih-alih berhasil menekan inflasi, laju inflasi malah meroket dari 22 persen pada 1959 menjadi 594 persen pada 1965.

13 Desember 1965

Bank Indonesia melakukan redenominasi. Pada saat itu inflasi tinggi dan defisit anggaran besar. Pemerintah pun mengeluarkan mata uang baru dan uang rupiah khusus Irian Barat (IB). Isinya, Rp 1 (baru) = Rp 1.000 (lama), dan Rp 1 (baru) = IB Rp 1. Adapun US$ 1 menjadi Rp 45 dari Rp 11,4. Kebijakan ini gagal karena inflasi pada 1964 naik lagi menjadi 635,5 persen.

BERTAHAP

Jika redenominasi disetujui pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat tahun depan, Bank Indonesia sudah menyiapkan tahapannya:

2011-2012

Sosialisasi intensif ke masyarakat dan dunia usaha.

2013-2015

Uang lama tetap berlaku. Rupiah baru dicetak dengan penanda kata "Baru". Label harga pada produk atau jasa sudah diumumkan dalam dua versi, uang lama dan uang baru. Misalnya Premium 1 liter Rp 4.500/ Rp 4,5. Pada tahap ini juga BI pelan-pelan menarik uang lama lusuh.

2016-2018

Semua uang kertas lama ditarik. Mulai berlaku uang baru.

2019-2020

Pemerintah mulai menarik uang berlabel "Baru" dan menggantinya dengan uang tanpa tanda "Baru".